Selasa, 13 Januari 2015

bukit tidar

        Bukit tidar Merupakan Bukit yang terletak di  Bagian Magelang Selatan dan terletak di dalam kompleks Akademi Militer, dan  terkenal sebagai Paku pulau jawa, di sini juga terdapat beberapa makam dan petilasan leluhur masyarakat Magelang; salah satunya adalah petilasan penyebar agama Islam di Jawa Tengah yakni petilasan Syeh subakir  dari persia.
        Bukit Tidar memang tidak terlalu tinggi, tapi pohon-pohonan di sini berfungsi sebagai paru-paru kota sehingga udara Kota Magelang selalu segar,dari sini juga anda dapat menikmati pemandangan Kota Magelang dari atas Tugu Akademi Militer. Letak Bukit Tidar tepatnya di Kelurahan Magersari, kecamatan Magelang Selatan. untuk  mengunjunginya anda bisa melewati dua jalan,yaitu lewat Pasar Burung dan  lewat samping Akademi militer  dengan naik angkot jalur 6, 8, 10, dari Terminal Soekarno-Hatta turun di Perempatan Pasar Burung, untuk  melalui jalan samping Akademi Militer anda dapat melanjutkan perjalanan dengan angkot jalur 2 setelah turun di Shopping Centre. Sekarang telah dibangun jalan pintas menuju bukit tidar tempatnya di belakang terminal lama.
       Panca Arga merupakan perumahan dimana  para pemimpin dan anggota TNI-AD yang  berkantor di AKMIL. Panca Arga berasal dari kata  Panca berarti lima dan  Arga berarti gunung. Dengan kata lain, Panca Arga adalah kawasan yang  dikelilingi lima gunung besar. Seperti gunung Sumbing, gunung Merbabu, dan gunung Merapi yang  saat ini merupakan salah satu gunung yang paling aktif di Pulau Jawa.
       Gunung Tidar-lah gunung yang  terletak di  tengahnya. Panca Arga tidak hanya merupakan perumahan TNI-AD. di  sana terdapat sekolahan dan taman rekreasi yang cukup terkenal bernama "Taman Rekreasi Panca Arga". di  taman tersebut bukan hanya terdapat ayunan dan berbagai macam jenis permainan anak saja. 
      Terdapat tank-tank peninggalan Belanda dan  meriam-meriam yang  digunakan saat perang kemerdekaan Indonesia. Dengan begitu, selain sebagai taman bermain anak, taman Panca Arga merupakan salah satu sarana untu  menanamkan jiwa kemerdekaan, nasionalisme dan  rasa hormat terhadap para pejuang TNI-AD yang  gugur di  medan perang untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.